Sabtu, 07 Januari 2017

4 Kebiasaan Buruk Yang Sering Kita Remehkan

Assalamualaikum Sahabatku sekalian. Senang sekali pada kesempatan kali ini kita bisa berjumpa kembali di blog kesayangan ini dengan judul 4 Kebiasaan Buruk Yang Sering Kita Remehkan. Tujuan saya disini sekedar sharing-sharing, dan belajar hal-hal yang bermanfaat untuk kita bersama agar masa depan kita bisa lebih baik. 

Dan tentunya para sahabatku sekalian dengan menyimak artikel di blog ini tentu masih banya kita harapkan agar blog ini bisa memberikan inspirasi-inspirasi terbaik setiap hari. Kali ini saya akan membagikan tips yang sangat sederhana yaitu tentang Tips-Tips Menghentikan Kebiasaan Buruk.

( Baca Juga : 3 Langkah Pasti Untuk Perubahan Hidup Anda )

Di artikel ini saya akan menuliskan 4 kebiasaan buruk yang selalu berdampak pada kehidupan kita, karir kita dan tentu lebih jauh lagi berdampak pada masa depan kita yang lebih baik. Lalu apa 4 kebiasaan buruk itu yang akan kita bahas kali ini ?

1. Kebiasaan Suka Menyalahkan

Kebiasaan ini merupakan kebiasaan yang sangat fatal karena suka menyalahkan. Ini merupakan kebiasaan yang sangat berbahaya dan ini akan membuat kita menjadi orang yang lepas dari rasa tanggung jawab. Padahal orang yang sukses adalah orang atau pribadi yang sangat bertanggung jawab. Orang-orang sukses jarang menyalahkan orang lain apalagi menyalahkan diri sendiri.

2. Suka Mencari-Cari Alasan

Orang yang sukses selalu mencari jalan, dan orang gagal selalu mencari-cari alasan. Orang sukses bahkan selalu kelebihan satu jalan, sedangkan orang gagal selalu kelebihan satu alasan. Kalau Kita suka mencari-cari alasan, itu bermakna Kita adalah orang yang excuse.

3. Kebiasaan Suka Mengeluh / Komplain

Kebiasaan buruk yang ketiga ini adalah kebiasaan buruk yang menghinggapi setiap orang di seluruh dunia. Bahkan di Indonesia sendiri kalau saya perhatikan di sosial media, hampir 95% follower kalau diperhatikan timeline, maka akan didapati bahwa mereka sering mengeluh, stress dan galau. Padahal secara tidak disadari itu semua menghambat kehidupan yang lebih baik.

4. Kebiasaan Bergosib

Jangan bergosib ria karena itu merupakan suatu kebiasaan yang buruk. Kita tidak suka dikata-katain orang lain, demikian juga orang lain juga tidak suka di kata-katain oleh Kita. Tapi mengapa sebagian besar dari kita suka menggosib.

Oleh sebab itu 4 kebiasaan buruk ini, bagaimana cara atau tips untuk menghentikan 4 kebiasaan buruk ini. Sebetulnya secara tidak kita sadari sehari-hari kita itu seringkali melakukan 4 kebiasaan buruk ini. Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini saya punya 1 tips dan 1 cara.

Cara tersebut adalah : siapkanlah sebuah buku dan jadikan buku itu sebagai buku kesadaran. Setiap orang kenapa memiliki 4 kebiasaan buruk tadi, karena kesadarannya lemah. Kalau kesadaran orang itu lebih baik, dia tidak akan suka berkeluh kesah.

Kalau orang melakukan 4 kebiasaan ini, percayalah biar secantik apapun fisik Kita, sekeren apapun body Kita, seberapa banyakpun uang Kita, seberapa sering Kita nampak eksis di sosial media, itu semua tidak ada artinya.

Ini terjadi karena Kita memiliki kebiasaan buruk yang banyak. Oleh sebab itu fungsi dari buku kesadaran tadi adalah untuk mengontrol perilaku kita setiap hari. Di dalam buku kesadaran tersebut terdapat 2 tabel, dimana tabel sebelah kiri adalah kebiasaan positif dan tabel sebelah kanan kebiasaan negatif.

Kalau Kita ingin menghentikan 4 kebiasaan buruk ini, maka penuhilah buku kesadaran ini. Buku kesadaran ini berfungsi untuk mencatat apa saja yang sudah kita kerjakan hari ini. Misalnya apabila Kita mengumpat atau mengeluarkan kata-kata negatif, itu berarti Kita suka mengeluh.

Nah, disitu Kita menulis kebiasaan negatif dan Kita tuliskan ‘’saya mengumpat hari ini dan jam berapa dituliskan’’. Berarti disini Kita meningkatkan kesadaran. Ketika kesadaran Kita meningkat secara otomatis kebiasaan buruk Kita akan berkurang.

Kalau kebiasaan buruk berkurang maka kebiasaan positif akan bertambah. Kalau kebiasaan positif bertambah otomatis hari-hari Kita akan dipenuhi dengan hal-hal yang positif. Kalau hari-hari Kita dipenuhi dengan hal-hal yang positif niscaya Kita melewati hari tersebut dengan sangat baik.

Otomatis Kita akan memiliki tabungan dan rancangan masa depan yang lebih baik. Contoh juga misalkan hari ini Kita suka menggosib. Menggosib mungkin di kampus, menggosib sama tetangga, menggosib sama teman sekantor, atau menggosib sama teman-teman di sosial media, chatting di facebook.

Eh tiba-tiba Kita sadar kenapa hari ini menggosib, saat itulah Kita tuliskan di buku kesadaran bahwa Kita hari ini menggosib. Dengan menggunakan tantangan dari buku kesadaran tadi, cobalah lakukan ini selama 30 hari berturut-turut.

(Baca Juga : Bagaimana Menjaga Energi Positif Setiap Hari )

Kalau Kita melakukannya selama 30 hari berturut-turut, niscaya 4 kebiasaan buruk ini akan berkurang banyak. Dan pada akhirnya nanti kebiasaan positif akan lebih banyak. Misalnya Kita bertanya “misalnya : kalau saya melakukan kebiasaan positif contohnya saya beryukur hari ini, saya memuji orang hari ini, saya berkata-kata yang baik hari ini, saya banyak membaca buku ringan hari ini, saya mendengarkan audio atau kata-kata baik hari ini, apakah saya harus menulis?

’’ dijawab : ‘’ya Kita perlu menuliskan’’. Sekarang, selama 1 x 24 jam kebiasaan mana yang Kita lakukan lebih banyak? Nah, ini tantangan Kita, kalau kebiasaan negatif masih lebih banyak, berarti Kita sedang dalam proses menuju hal yang lebih baik. Saya percaya kalau 30 hari kedepan pasti kebiasaan negatif yang lebih banyak.

Tetapi kalau dalam 30 hari kedepan Kita konsisten, pasti kebiasaan positif yang akan lebih banyak. Dan jangan tanyakan kepada saya ‘’Pak apakah bisnis saya ini akan lebih baik, apakah kehidupan saya lebih baik, apakah jodoh saya lebih baik, apakah hutang saya akan lebih berkurang?’’ jangan tanya sama saya tapi lakukanlah dulu kebiasaan ini. Niscaya dan saya tidak menjanjikan banyak, niscaya kehidupan Kita akan berubah lebih baik.

Demikian artikel sederhana dan pendek ini dibuat dengan judul 4 Kebiasaan Buruk Yang Sering Kita Remehkan. Semoga dengan membaca artikel ini akan menjadikan kita semua orang yang lebih baik lagi. Wassalam.

Jumat, 06 Januari 2017

3 Tips Berbisnis Bagi Pemula

Assalamualaikum sahabat sekalian. Senang sekali kita kembali bisa berjumpa di blog ini untuk sharing artikel dengan judul 3 Tips Berbisnis Bagi Pemula. Artikel ini dibuat sengaja untuk menjawab banyaknya orang yang bertanya tentang ‘’apa sih sebetulnya tips bisnis bagi seorang pemula?’’.  

Apalagi bagi orang yang tidak memiliki latar belakang bisnis, cuma berbackground mahasiswa, cuma tamatan SMA, atau mungkin orang tuanya bukan seorang pengusaha. Lalu bagaimana seseorang bisa memulai usaha ataupun menjalankan tips-tips sebagai seorang pebisnis atau juga menjalankan usaha.

Sahabatku sekalian, berbisnis itu pada dasarnya sama dengan menjalankan usaha pada umumnya. Sama seperti saat orang melamar pekerjaan. Kenapa anda memberanikan diri untuk melamar suatu pekerjaan? Tentunya sebelum melamar anda sudah tahu bahwa anda mempunyai modal, mempunyai hal yang bisa anda banggakan yang memungkinkan anda untuk melamar pekerjaan.

( Baca Juga : Miliki 3 Jenis Teman Ini Agar Anda Bisa Sukses )

Keberanian ini muncul mungkin karena gelar kesarjanaan anda, atau mungkin karena indeks prestasi anda, atau mungkin dengan sesuatu yang bisa anda tawarkan untuk anda dianggap layak diterima menjadi seorang karyawan. Nah, hal ini tidak jauh berbeda dengan dunia bisnis.

Di dalam dunia bisnis anda harus mempunyai satu kelebihan. Apa yang hendak anda jual kepada kalayak masyarakat. Akan tetapi seperti yang kita ketahui, yang namanya pebisnis itu diibaratkan seperti pada seni beladiri, yaitu memiliki tahapan-tahapan atau tingkatan-tingkatan.

Kalau dalam seni beladiri ada yang namanya sabuk kuning, sabuk putih, sabuk hijau, sabuk biru, sabuk merah sampai pada tahap sabuk hitam. Tentu di dalam dunia bisnis anda tidak bisa semata-mata begitu memulai suatu usaha anda langsung bisa sukses.

Sebagaimana diibaratkan sebelumnya bahwa seorang atlet beladiri tidak bisa langsung loncat ke sabuk hitam, melainkan harus sabuk putih dulu karena semua ada tahapannya. Oleh karena itu, sebagai seorang pemula anda jangan malu dan jangan takut.

Disini saya akan membagikan 3 tips praktis bagi seorang pengusaha pemula. Apapun background anda dan apapun latar belakang anda, meskipun anda adalah seorang yang tidak berlatar belakang bisnis sekalipun, saya berani jami satu hal untuk anda.

Sebagai seorang pemula yang dibutuhkan ada 3 tips, yaitu :

1. Anda Harus Mempunyai Impian


Impian ini sangatlah menentukan bagi kesuksesan anda di dalam memulai bisnis. Karena di dalam berbisnis anda tidak mempunyai bos dan tidak mempunyai atasan. Jadi tidak ada yang namanya setiap harus ngantor atau setiap hari harus memiliki satu jam kerja. Tetapi jam kerja anda dan jam kantor anda adalah impian anda.

Bisa dibilang kalau impian anda adalah bos anda, dan dari situlah anda mulai belajar berbisnis. Jadi anda harus punya impian dan anda mau mengarahkan bisnis anda kemana, anda ingin punya penghasilan berapa, anda ingin target penjualan berapa, anda ingin punyai omset berapa dan anda ingin memiliki apa? Nah, anda tuliskan semua impian-impian tersebut.

2. Anda Harus Berani Membuat Keputusan

Kapan anda mau memulai berbisnis? Pertanyaan ini penting sekali untuk dijawab, karena seringkali banyak pemula yang mana mereka selalu punya rencana tetapi tidak pernah direalisasikan. Sama saja anda itu membuat sebuah planning tetapi anda tidak pernah berani membuat langkah awal.

Sebagai pengusaha anda harus memutuskan memulai kapan. Ketahuilah bahwa kalau yang namanya pebisnis jangan takut rugi. Seperti ibarat pemula, kalau atlet beladiri pemula kalau ingin sukses dan mau naik satu tingkat maka jangan takut terkena pukul.

Kalau takut terkena pukul ya jangan latihan beladiri. Sama juga dengan bisnis, kalau takut rugi ya jangan berbisnis. Jadi disini mental itu sangat penting. Kalau anda mau menjadi pebisnis yang sukses, jika pemula maka nomor satu adalah anda harus punya keberanian dan keputusan.

( Baca Juga : Berfikir dan Menjadi Kaya )

3. Anda Harus Mempunyai Mentor

Mentor itu sangat penting di dalam dunia bisnis. Kalau anda belajar mengemudikan mobil, maka anda membutuhkan jasa seorang sopir yang menuntun anda atau membimbing anda mengemudikan mobil. Bagitu juga di dalam dunia bisnis.

Kalau menyetir mobil saja membutuhkan mentor, apalagi bisnis. Bisnis liku-likunya banyak sekali dan anda butuh sebuah pengorbanan. Kalau anda tidak punya mentor, maka dikawatirkan di dalam berbisnis nanti anda akan banyak melakukan trial and error.

Tidak masalah kalau anda hanya menggampil 2 poin tips diatas, yaitu yang pertama impian dan yang keputusan atau keberanian. Tetapi kalau anda mempunyai poin ketiga, maka berbisnis akan jauh lebih cepat dan jauh lebih sukses. Mengapa? Karena ibarat anda jalan, anda sudah mempunyai penunjuk jalannya. Jadi anda tidak perlu menempuh jalan yang salah.

Sahabatku sekalian, itu saya yang bisa saya bagikan tentang 3 Tips Berbisnis Bagi Pemula. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Wassalam

Kamis, 05 Januari 2017

Mindset Orang Sukses dan Orang Gagal

Assalamualaikum sahabat-sahabatku sekalian.  Pada artikel kita ini, kita akan membahas tema yang besar yaitu ‘’Mindset Orang Sukses dan Orang Gagal’’. Sebetulnya sesuai dengan judul artikel pada kali ini, sudah banyak artikel-artikel yang membahas tentang masalah ini. 

Maka pada kesempatan kali ini saya juga akan paparkan supaya anda mendapatkan gambaran dan keterangan secara terperinci tentang Mindset Orang Sukses dan Orang Gagal. Anda bisa membacanya berulang-ulang dan anda pelajari sendiri di rumah.

Tujuan penulisan artikel ini bertujuan untuk menginspirasi dan membuka cakrawala berfikir orang-orang kebanyakan. Pondasi penulisan artikel ini terinspirasi dari sebuah buku berjudul The Secret Of Milionaire Mind yang ditulis oleh T. Harv Eker yaitu pada tahun 2005.

Pada artikel ini terdapat 17 poin yang saya yakin akan menggedor cara berfikir anda. Jujur artikel ini tidak saya rekomendasikan bagi anda yang tidak siap membacanya, karena disini banyak sekali kata-kata dan kalimat-kalimat yang mungkin bertentangan dengan cara berfikir anda.

Dan mungkin sebagian besar dari anda setelah membaca artikel bisa saja tersinggung. Mungkin juga anda akan merasa tertampar atau mungkin anda merasa terintimidasi. Nah, sekali lagi saya tidak ada maksud ke arah itu semua, akan tetapi tujuan saya adalah untuk merubah cara berfikir anda.

Orang-orang yang sudah sukses dan sudah menjadi miliader, mereka itu cara berfikirnya tidak sama dengan orang kebanyakan. Sehingga dengan membaca dengan seksama artikel ini, anda bisa belajar banyak dari mereka dan bisa mengambil manfaat yang sangat banyak.

Inilah beberapa perbedaan cara yang dilakukan orang sukses dan juga orang yang gagal, antara lain : 

1. Orang Sukses Percaya ‘’Saya Bertanggung Jawab Terhadap Diri Saya’’, Sedangkan Orang Gagal Selalu Menyalahkan Barang, Orang dan Situasi

Oke, contohnya seperti apa? Contohnya adalah seperti ini, ‘’kalau saya gagal, saya yang bertanggung jawab’’ ‘’kalau saya hari ini mengalami kebangkrutan saya yang bertanggung jawab’’. Tapi kalau orang gagal selalu menyalahkan orang lain.

Orang gagal menyalahkan customernya lah, menyalahkan pelanggannya lah, menyalahkan atasannya lah, menyalahkan pabriknya lah, menyalahkan supplier dll. Intinya dia tidak ada yang salah, selalu orang lain yang salah. Nah, anda mau pilih yang mana?

Orang sukses, sekalipun yang salah orang lain, tapi dia menyalahkan dirinya sendiri. Kenapa? Karena dia percaya kesalahan itu adalah tujuannya untuk memperbaiki kompetensinya. Bukan orang lain yang disalahkan atas keadaan itu.

Ingat! Sahabatku sekalian, michael jordan, salah satu legenda basket dunia, ketika timnya kalah, dia tidak menyalahkan timnya. Dia sebagai kapten tim dia ngomong ‘’this is my fall’’ ini adalah kesalahan saya. ’’because i’m the captain’’ saya adalah kaptennya.

Dia tidak menyalahkan orang lain, ini salah, itu salah....tidak!. ‘’ini adalah salah saya’’. Nah, itu cara berfikir yang pertama. Bisakah anda berfikir demikian? Anda yang memilih.

( Baca Juga : 3 Tips Berbisnis Bagi Pemula )


2. Orang Kaya Memegang Kendali Atas Kondisi Keuangannya. Sedangkan Orang Gagal, Selalu Dikendalikan Oleh Kondisi Keuangannya.

Maksudnya begini, orang kaya, mereka itu selalu senantiasa, selalu berfikir bagaimana uang ini bekerja untuk saya. Mereka bukan berarti tidak pernah mengalami kondisi kesulitan financial. Mereka bahkan mungkin pernah bangkrut, mereka mungkin pernah mengalami di rekeningnya tinggal Rp. 50.000,- atau Rp. 10.000,- mungkin.

Mereka juga pernah mengalami hal yang demikian. Orang sukses selalu tahu bagaimana caranya membuat uang selalu bekerja untuk mereka. Namun kalau orang yang gagal selalu kekurangan uang terus, dan akhirnya mereka mengatakan ‘’aduh, ini memang sudah nasib saya selalu miskin’’, ‘’saya ini selalu ditakdirnya bukan menjadi orang kaya’’. Nah, sabaha enterprener, rubahlah cara berfikir anda!.

3. Orang Kaya Berkomitmen Menjadi Kaya, Sedangkan Orang Miskin Cuma Pengen Kaya.

Nah, anda tipe yang mana? ‘’siapa mau kaya?’’ dijawab ‘’saya’’. Setiap kali saya mengisi seminar ‘’siapa yang pengen kaya’’ dijawab ‘’saya’’ ‘’siapa yang berkomitmen untuk kaya?’’ yang angkat tangan jumlahnya kurang dari separoh gedung.

Kenapa? Karena pengen sama komitmen itu beda. Kalau pengen, yaa..semua orang pengen kaya, semua orang pengen sukses. Tapi komitmen itu anda mau bayar harganya nga? Mau nggak bangunn lebih pagi, tidur lebih malam.

Mau ngak anda hari ini melakukan hal yang berbeda dibandingkan dengan teman-teman seusia anda. Ketika teman-teman seusia anda sedang main game, nogkrong di mall, membicarakan sesuatu yang ngak ada hubungannya sama masa depan, tapi anda hari ini justru melakukan sesuatu yang berbeda, berbisnis mungkin contohnya. Nah, itulah orang yang berkomitmen untuk sukses. Nah, ini sangat berbeda, pengen dengan komitmen.

4. Orang Sukses Berfikir Sukses, Sedangkan Orang Gagal Selalu Berfikir Sempit.

Orang sukses mereka selalu mencari cara, mereka selalu berfikir optimis. Sedangkan orang yang gagal, ketika menemui masalah, mereka sudah pesimis duluan.

5. Orang Sukses Selalu Mencari Jalan, Dan Orang Gagal Selalu Mencari Alasan.

Anda tipe yang mana? Kalau anda tipe orang yang gagal, mohon maaf, anda mungkin saat membaca artikel sederhana ini anda mungkin berfikir ‘’oh iya selama ini saya suka mencari-cari alasan’’ atau sebaliknya anda jadikan alasan tersebut sebagai jalan untuk anda menjadi sukses.

6. Orang Sukses Selalu Mengagumi Kesuksesan Orang Lain, Orang Gagal Selalu Iri Melihat Kesuksesan Orang Lain.

Ayo, anda tipe yang mana? Apakah anda hari ini kalau melihat orang sukses, anda langsung berkata ‘’o iya, dia dari (orang) suku tertentu’’ , ‘’oh, iya dia dari kalangan anak pejabat’’ ‘’oh, iya dia anak kalangan pengusaha’’ ‘’oh, iya berat badannya tinggi’’ ‘’oh, iya karena orangnya keren’’ sukses tidak ada kaitannya sama itu semua.

Anda tidak perlu iri dengan kesuksesan orang lain. Tetapi orang yang sukses, mereka belajar bagaimana orang sukses itu bisa berhasil. Mereka mempelajari kita-kiatnya, mereka mempelajari cara berfikirnya, mereka mempelajari perilakunya, dan mereka mempelajari apa yang dilakukan oleh mereka setiap hari. Jangan iri sama mereka!

7. Orang Sukses Selalu Berkumpul Dengan Orang Sukses, Sedangkan Orang Gagal, Mereka Juga Punya Kumpulan Orang Gagal.

Pemabok kumpulnya sama pemabok, kritikus kumpulnya sama kritikus, penggosib kumpulnya sama penggosib. Anda harus tahu, manusia itu suka berkomunitas. Salah satu ciri-ciri orang yang sukses yaitu mereka selalu berbicara ide,ide apa yang akan dilakukan untuk masa depan lebih baik.

Tapi orang gagal selalu menyalahkan keadaan, kondisi saat ini, komplain saat ini, mengeluh saat ini. Ceritanya seputar itu-itu saja, ngak ada cerita seputar dunia harapan untuk masa depan lebih baik. Nah, anda tergolong yang mana?

8. Orang Sukses Selalu Tahu Bagaimana Cara Mempromosikan Dan Berjualan, Bisa Mengubah Sampah Jadi Uang. Sedangkan Orang Gagal Cuma Tahunya Buang Sampah.

Iya kan? Sudah itu dibuang dipinggir jalan dan tidak dimasukkan tong sampah. Artinya apa? Mereka negatif. Allah....saya ngak pandai bicara lah, saya ngak pandai ngomong lah, saya hari ini ngak pandai mempromosikan sesuatu lah, saya hari ini ngak bakat lah.

Ingat sahabat enterprener, sukses tidak ada kaitannya dengan itu semua. Orang sukses 9 orang terkaya di dunia, sory, 10 orang terkaya di dunia, yang sembilan itu mereka berasal dari dunia yang berlatar belakang sel dan penjualan.

Mereka pandai mempromosikan produk mereka. Mereka pandai menjadikan sesuatu yang tidak terpikirkan oleh orang lain. Bukan karena mereka itu sudah dilahirkan pandai berjualan, tidak! Tapi mereka juga belajar. Nah, anda tergolong yang mana? Sekali lagi anda sendiri yang cek.

9. Orang Sukses Selalu Lebih Besar Dari Masalah, Sedangkan Orang Gagal Selalu Lebih Kecil Dari Masalah.

Ketika orang sukses menghadapi masalah, dia bilang ‘’ah ngak papa, masalah ini untuk mendewasakan diri saya, masalah ini ada untuk membuat saya belajar’’ tapi ketika masalah ini menimpa orang gagal maka mereka akan berkata ‘’nasip....nasip, kok selalu saja saya ini ditimpa kemalangan, kok selalu hidup saya ini sial terus’’. Dan inilah ciri-ciri orang yang gagal. Anda tergolong yang mana?

10. Orang Sukses Itu Bisa Menerima Masukan Orang Lain, Sedangkan Orang Gagal Susah Menerima Masukan Dari Orang Lain

Orang sukses merupakan pendengar yang baik, Ketika mereka dikritik, mereka dengan senang hati menerimanya. Ketika mereka menerima masukan, mereka dengan senang hati menerima masukan dari orang lain. Tapi orang gagal, dia langsung berfikir ‘’hallah ngak mungkin, hallah ini susah’’. Kalau diberikan peluang mereka ngomong ‘’ahhh...sudahlah, ini MLM lah, ini asuransi lah’’. Orang gagal selalu langsung berfikir negatif, padahal belum juga mendengar, tapi langsung saja asumsinya negatif seperti itu. Ada apa yang salah sih dengan MLM? Ada apa sih yang salah dengan peluang baru? Mungkin banyak orang berfikir seperti itu. Coba dengarkan dulu pendapat orang lain. Nah, anda mungkin berpandangan seperti itu.

11. Orang Sukses Dibayar Berdasarkan Omset Penjualan, Mereka Mau Dibayar Berdasarkan Prestasi Mereka. Sedangkan Orang Gagal Dibayar Berdasarkan Waktu Yang Mereka Berikan Pada Perusahaan.

Disini maksudnya orang sukses berwirausaha. Tapi bukan berarti karyawan disini saya kategorikan sebagai orang gagal. Tapi yang saya kategorikan orang gagal disini adalah, mereka tidak mau mengubah cara berfikir mereka. Mereka Cuma berfikir ‘’halahh....ngak mungkin lah, saya ngak bakat lah, saya ngak bisa lah’’ jangan berfikir dulu seperti itu.

12. Orang Sukses Selalu Berfikir Win-Win (Kamu Untung Saya Untung), Tapi Orang Gagal Selalu Berfikir Win-Lose (Apa Yang Bisa Saya Makan Dari Kamu).

Nah, sahabat enterprener, hati-hati, jangan Cuma berfikir untuk keuntungan diri sendiri, tapi selalu berfikirlah keuntungan orang lain. Dengan begitu niscaya anda akan dipercaya oleh orang lain. Kalau anda bisa dipercaya oleh orang lain, orang lainpun akan senang bekerja sama dengan anda. Jangan Cuma berfikir bagaimana cara memperkaya diri sendiri. Dan itulah cara orang gagal dalam berfikir.

13. Orang Sukses Membangun Aset Dan Asetnya Yang Memberikan Dia Penghasilan, Sedangkan Orang Gagal Fokus Bekerja Seumur Hidupnya Untuk Mencari Penghasilan.

Nah, ini dua hal yang berbeda. Orang sukses bangun aset dan asetnya yang menggaji dia. Sedangkan orang gagal mencari gaji. Ingat sahabatku sekalian, manusia hidup itu bekerja cuma bisa berapa tahun sih? Taruhlah ia bekerja dari usia 25, usia 50 atau 60 mungkin sudah pensiun.

Dia kalau bekerja dengan mencari gaji terus, paling bekerja lamanya 30 tahu. Itupun dengan asumsi tidak di PHK. Dan dia Cuma berharap pesangon ataupun dia Cuma berharap dari uang dana pensiun. Tetapi orang sukses, selama hidupnya dia menghasilkan penghasilan, dia bangun dengan aset.

14. Orang Sukses Bisa Menyimpan Uang Yang Dihasilkan, Orang Gagal Selalu Menghabiskan Penghasilan Yang Didapat.

Nah, inilah dia perbedaan paling utama. Orang gagal hanya senang saat menerima gaji, tapi sesudah itu habis untuk bayar ini dan itu. Sedangkan orang sukses selalu bisa menyimpan uang yang dihasilkan, dan hasil simpanannya digunakan untuk aset. Mari merubah cara berfikir anda.

( Baca Juga :  4 Kebiasaan Buruk Yang Sering Kita Remehkan )

15. Orang Suskses Selalu Bisa Membuat Uang Bekerja Untuk Dia, Sedangkan Orang Gagal Selalu Bekerja Mencari Uang.

Untuk penjelasannya sudah kita bahas pada pembahasan sebelumnya.

16. Orang Sukses Bisa Mengatasi Ketakutan, Orang Gagal Selalu Dikalahkan Oleh Rasa Takut.

Contoh ketika ada tantangan ataupun masalah, orang sukses selalu melihatnya sebagai tantangan. Dan orang sukses selalu berusaha mencari cara bagaimana dia bisa melewati tantangan itu. Tapi kalau orang gagal, mereka belum-belum sudah pesimis dan berkata ‘’ahhh...tidak mungkin’’ atau ‘’ahhh....tidak bisa lah’’. Nah dari sini anda termasuk orang yang mana?

17. Orang Sukses Selalu Haus Akan Ilmu Pengetahuan Dan Pengembangan Diri, Sedangkan Orang Gagal Mengatakan ‘’Saya Tahu Anda, Saya Sudah Tahu Segalanya’’.

Dengan membaca artikel ini, anda tergolong orang yang mana? Kalau anda sudah bisa menyimak sampai ke poin terakhir ini, berarti anda tergolong orang yang mau sukses. Dan kalau anda orang yang mau berkomitmen untuk sukses, anda bukan hanya membaca tips ini sekali akan tetapi anda akan membacanya berpuluh-puluh kali.

Sampai anda benar-benar bisa mendobrak cara berfikir anda yang lama. Dan ini tentunya tidak mudah, ketika anda menghadapi tantangan, ketika anda menghadapi masalah, anda kuatkan diri anda dengan membaca artikel ini.

Dengan cara seperti ini maka lambat laun cara berfikir anda (mindset) yang lama akan didobrak dan didobrak dan lama-lama akan membentuk kebiasaan-kebiasaan yang baru.

Demikianlah ulasan tentang Mindset Orang Sukses dan Orang Gagal, semoga artikel ini bisa memotivasi anda. Sukses Selalu Untuk Kita Semua, Wassalamualaikum.